7 Hal Dasar Yang Harus Diketahui Fotografer Pemula

Halo Sobat Bonbon dimanapun kalian berada, setelah sebelumnya Kang Bonbon sudah membahas filosofi yang diajarkan dari gembok di Taman Balaikota Bandung, pada artikel kali ini Kang Bonbon mau berbagi sedikit tips & trick tentang fotografi. Bagi seorang fotografer, travel blogger, atau photo blogger seperti saya, mendapatkan foto yang menarik dan enak dipandang adalah sebuah keharusan. Oleh karena itu saya akan berbagi tips & trick agar foto kalian bisa menjadi lebih WAW seperti foto dibawah ini.
Taman Alun - Alun Bandung
Taman Alun - Alun Bandung
ISO 200, f/3.5, 1/160 detik, 15mm. Kamera : Canon EOS M10, Lensa : 15-45mm
Jaman sekarang, tentunya kamera adalah barang wajib untuk dibawa kemana-kemana. Tidak jarang kita melihat orang menggunakan kamera untuk mengabadikan momen-moment tertentu, baik menggunakan kamera handphone, kamera analog, kamera saku, kamera mirrorless, kamera aksi, kamera DSLR, bahkan kamera drone yang lagi trend di Instagram.

Tidak sedikit orang yang sudah mati-matian mengumpulkan uang dan membeli kamera, lensa, filter, dan peralatan lainnya dengan harga tinggi. Tidak sedikit juga dari mereka yang pada akhirnya kecewa bahkan menyesal karena hasil fotonya yang kurang memuaskan, tidak istimewa dan tidak sesuai harapan. Kasus yang sering saya temui + alami (terutama pengguna kamera mirrorless dan DSLR) adalah foto terlalu gelap / under exposure, terlalu terang / over exposure, nge-blur dan tidak tajam. Lalu gimana caranya agar bisa menghasilkan foto yang WAW ? Oke, mari kita bahas satu persatu.

1
KENALI KAMERA DAN LENSA

Hal pertama dan paling mendasar untuk bisa mendapatkan foto WAW adalah kenali dulu kamera dan lensa kalian. Seorang fotografer harus mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari kamera  / lensa yang dimilikinya. Misalkan jenis kamera, sensor kamera + resolusinya, jumlah titik fokus, ISO maksimal, panjang focal, dan berbagai fitur-fitur lainnya. Hal ini menjadi penting untuk diketahui karena ada beberapa teknik fotografi yang hanya bisa dilakukan menggunakan kamera - kamera tertentu, seperti teknik Long Exposure pada mode Bulb. Pada foto diatas saya hanya menggunakan kamera kelas entry level (pemula) yaitu Canon EOS M10 dan lensa kit 15-45mm, bagaimana menurut sobat ?

2
PAHAMI SEGITIGA EXPOSURE

Kedua, seorang fotografer harus memahami sebuah istilah yang disebut segitiga exposure. Singkatnya, segitiga exposure adalah perpaduan dari tiga hal yang menjadi dasar dalam fotografi yang mempengaruhi gelap / terangnya gambar yaitu ISO (sensitivitas sensor), Apperture (bukaan lensa), dan Shutter Speed (kecepatan rana). Dengan memahami segitiga exposure, seorang fotografer akan bisa menguasi teknik - teknik fotografi lainnya seperti teknik HDR, bokeh, Long Exposure, Low Light, dll. Pada foto diatas, saya menggunakan ISO 200, bukaan f/3.5, dan kecepatan rana 1/160 detik. Dengan komposisi tersebut, saya mampu menghasilkan gambar yang memiliki exposure paling tepat (menurut saya pribadi). Sedikit tambahan mengenai exposure, sebenarnya tidak ada ketentuan baku untuk menentukan exposure harus seperti apa. Karena gelap / terangnya sebuah foto adalah kebebasan dari fotografer itu sendiri, dan tentunya harus menyesuaikan dengan apa yang ingin disampaikan oleh sang fotografer.

3
MENGENAL GENRE FOTOGRAFI

Seperti hal nya seni musik, dalam dunia fotografi pun ada berbagai jenis genre. Genre fotografi ini akan menentukan warna atau tema dari foto yang akan dihasilkan. Contohnya adalah genre landscapes fotografi akan menghasilkan foto-foto pemandangan alam, genre portrait akan menghasilkan foto - foto orang, dan masih banyak lagi genre foto lainnya. Untuk foto diatas saya menggunakan genre foto cityscapes, karena objek yang saya ambil adalah sebuah pemandangan yang bisa dilihat di Kota Bandung.

4
BELAJAR MENENTUKAN TITIK FOKUS

Fokus pada kamera akan menentukan tingkat ketaman foto. Titik fokus akan sangat berkaitan dengan genre foto yang diambil oleh fotografer. Sebagai contoh fotografer landscape cenderung menggunakan fokus yang lebar karena ingin menunjukan keindahan alam, berbeda dengan fotografer portrait yang cenderung menggunakan fokus sempit dan terpusat pada mata subyek. Foto yang saya tampilkan diatas, titik fokusnya berada di tulisan BANDUNG. Dengan menempatkan fokus pada area tersebut, saya bisa mendapatkan tulisan BANDUNG yang jelas.

5
BELAJAR MENYUSUN KOMPOSISI

Komposisi pada sebuah foto akan mentukan enak / tidaknya foto tersebut untuk dipandang. Karena otak manusia cenderung mencari sebuah pola, maka komposisi pada foto akan sangat menentukan enak / tidaknya foto dipandang. Ada berbagai macan komposisi pada foto, salah satunya yang sering digunakan adalah komposisi Rule of Third. Sedangkan pada foto Alun-alun Kota Bandung diatas, saya menggunakan komposisi "Pola dan Tekstur". Polanya sendiri adalah bangku merah yang berjejer dan pagar yang betuliskan BANDUNG.

6
BELAJAR TEKNIK PENGAMBILAN SUDUT GAMBAR (ANGLE)

Seperti halnya teknik komposisi, pengambilan sudut gambar (angle) pada fotografi akan menentukan enak / tidaknya foto untuk dipandang. Perpaduan antara komposisi dan angle yang tepat akan menghasilkan foto yang istimewa. Beberapa contoh angle yang biasa digunakan pada fotografi adalah seperti foto sejajar dengan mata (Eye Level), foto dari tempat tinggi (Bird Eye View), atau foto dari bawah (Frog Eye Angle). Bicara soal sudut gambar (angle), pada foto diatas saya menggunakan angle eye level.

7
BELAJAR TEKNIK EDITING

Terakhir yang tidak kalah penting adalah belajar teknik editing foto. Teknik editing saya rasa adalah penting karena terkadang untuk menghasilkan sebuah foto yang WAW diperlukan sedikit retouch warna menggunakan software editing foto, walaupun ada beberapa fotografer yang pro dan kontra dengan teknik editing seperti ini. Foto diatas sendiri pada dasarnya telah melalui proses editing berupa penguatan warna dan kontras. Saya menggunakan software Lightroom untuk mengedit foto diatas.

Yup, saya rasa itulah 7 hal yang perlu kalian lakukan untuk bisa menghasilkan foto yang WAW. Sejujurnya sampai saat ini pun saya masih harus banyak mempelajari 7 hal yang telah djelaskan di atas. Jangan pernah nyerah dan takut untuk mencoba. Satu hal lagi yang perlu kalian ketahui adalah istilah "WHO'S MAN BEHIND THE GUN". Artinya untuk mendapatkan foto yang WAW, bukan masalah kamera apa yang kalian gunakan, tapi siapa orang yang menggunakannya.

Sekian artikel saya kali ini, mudah-mudahan bermanfaat.
Jangan lupa follow instagram agar kalian bisa chat langsung dengan saya dan melihat koleksi foto-foto saya.

Hatur nuhun...

45 komentar:

  1. Secara fotoku masih asal, penting nih belajar fotografi. Noted deh!

    BalasHapus
  2. selamaa ini modal poto cuma pake kamera hp doang. tp ulasan ini bermanfaat banget buat bikin feeds instagram jadi lebih cuco hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kamera hp juga gk jadi masalah, apalagi kalo hp nya yg udah kekinian. Yg penting paham sama pengaturan komposisi dan cahaya mbak 😁

      Hapus
  3. nice posting bagus nih untuk pemula kaya aku

    www.febtarinar.com

    BalasHapus
  4. Panduan yang lengkap. Kebetulan saya lagi belajar Moto buat support blogging.
    Nice post :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blog + photo bakal jadi kombinasi yg bagus mas. Sukur2 bisa naikin viewers... semangat sukses mas

      Hapus
  5. 1. saya salut sama jepretannya
    2. say note dulu, jepretan saya kacau banget
    3. rekomendasi dong mas, kamera yang lumayan bisa dipakai buat pemula seperti saya. saya lebih suka foto di tempat bersejarah atau jalan2. jarang banget klo ke alam. pencahayaan sering gak bisa ngatur soalnya, hehe
    4. sekian, salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banyak gan... rekomendasi saya cari kamera mirrorless kelas entry level aja kaya EOS M10 atau M100. Kenapa ? Soalnya saya user nya. Heheheh

      Hapus
  6. Wah hobinya bagus nih mas, apalagi hobi fotografi sudah menjamur di kalangan anak muda untuk membuat foto yang lebih Instagramable, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ia mas, lumayan lah buat refreshing diri sekalian liat yy adem2. Hehehe

      Hapus
  7. Sebaiknya kamera itu mahal di body atau di lensa ya mas?

    BalasHapus
  8. Bermanfaat banget infonya buat pemula seperti saya..

    BalasHapus
  9. Saya juga masih belajar nih, bro. Gimana biar bisa ngambil foto yang gak cuma enak dilihat saya doangtapi juga semua orang. Makasih infonya. (y)

    BalasHapus
  10. Semangat buat terus belajar bro. Semoga artikel saya bermanfaat

    BalasHapus
  11. abang hanif, terima kasih infonya. saya udah nerapin yang nomer 1 dan 4. terus
    kritikin dong foto2 saya di instagram.com/fotoind/, saya belum paham yang bagaimana yang baiknya
    ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh2, follow aja IG saya nanti langsunh saya cek.

      Hapus
  12. Mantab lumayan buat panutan dunia fotografer

    BalasHapus
  13. Yang paling dasar harus bisa menentukan komposisi segituga exposure tuh, karena setiap tempat dan waktu pasti berbeda-beda komposisinya. Nice info gan, thanks!

    BalasHapus
  14. makasih artikelnya nambah ilmu selama ini aku kalau fto asal jepret

    BalasHapus
  15. mantap nih, bagus nih buat pemula kaya saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap. semangat buat terus belajar dan bereksperimen gan

      Hapus
  16. lu editnya hanya LR? make aplikasi lain kaya Photoshop juga ga?

    BalasHapus
  17. Nah ane belajar segitiga exposure agak bingung gan hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bingung gimana gan ? boleh nanti tanya2 ke saya :)

      Hapus
  18. Harus banyak berlatih juga ya mas, supaya makin paham dan click ama kameranya :D. Aku aja sampe skr blm menguasai kameraku -_- . Dipakenya aja cm pas traveling doang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali, semakin sering kita pake kameranya, bakal semakin mahir pakenya. Ibaratnya jadi bisa mengoperasikan kamera dengan mata tertutup.

      Hapus
  19. Ouh ternyata banyak proses ya biar menghasilkan foto yang kece, selama ini gue asal jepret doang yang penting dapat objeknya,,emang sih hasilnya kadang gak WAH,,,makasih bang atas ilmunya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Okeh, sama2. Sering2 latihan aja mas, lama kelamaan juga pasti biasa.

      Hapus
  20. Kalau sudah paham konsep segitiga eksposure, lanjut belajar tentang segitiga bermuda ya? hehehe. *kidding*, Nice photo gallery :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha.... bercanda aja nih masnya. Btw, makasih banyak ya...

      Hapus
  21. Anda seorang master SEO? atau yang sedang belajar SEO

    dan ingin menjajal kemampuan SEO anda?

    Ayo ikuti kontes SEO di itu99 dengan total HADIAH

    Rp.30.000.000

    Pendaftaran dimulai pada tanggal 22 Januari 2018
    Pendaftaran berakhir pada tanggal 22 April 2018
    Pemenang akan diumumkan pada tanggal 7 Mei 2018
    Hadiah akan dibagikan pada tanggal 8 Mei 2018

    Untuk info lebih lanjut, klik link ini :

    www.itu99(dot)org/kontes/

    BalasHapus
  22. masih bingung sih menentukan foto itu human interest atau street photograpy

    BalasHapus
  23. Trimakasih gan atas infonya,
    saya jadi ngerti cara ambil objek yang bagus.
    sekalai lagi trimakasih gan.

    kunjungi balik ya gan
    https://sakitmatabengkak.blogspot.com/

    BalasHapus

MY INSTAGRAM

@hanif.bonbon